Selasa, 09 September 2014
Jumat, 05 September 2014
Peneliti: Konten Kebencian di FB Bisa Pengaruhi Otak Pengguna?
Tahukah anda, Konten Kebencian di FB Bisa
Pengaruhi Otak Pengguna? Salah satu media sosial paling
populer Facebook, memang bisa menjadi tempat nongkrong yang mengasyikan di
dunia maya. Tak sedikit orang yang menghabiskan waktu berjam-jam di depan
komputer atau melalui ponsel pintarnya dalam mengakses Facebook. Tetapi,
berbagai kemudahan FB tersebut memang membawa dua sisi efek, yaitu positif dan negatif.
Berdasarkan sebuah penelitian yang baru-baru ini
dilakukan, konten yang terdapat di Facebook ternyata memiliki pengaruh terhadap
otak sang pengguna. Khususnya, konten-konten negatif yang bernada kebencian
baik melalui catatan, update status, dan informasi yang bisa menyulut emosi
pembacanya. Disebutkan, informasi kebencian tersebut bisa menyebabkan efek
buruk pada otak untuk jangka panjang.
Studi yang dilakukan di Italia, seperti dikutip
dari Gadgets.ndtv, melakukan penelitian dengan eksplorasi data survey
dari 50.000 orang di 24.000 rumah tangga Italia yang secara rutin memanfaatkan
situs media sosial Facebook. Peneltian ini dilakukan oleh penulis bernama Fabio
Sabatini dan Francesco Sarracino dari Sapienza University of Rome dan Institut
Nasional de la Statistique et des Etudes Economiques du Grand-Duche du
Luxembourg.
Hasil dari penelitian tersebut, peneliti menyatakan banyak ditemukan
pendapat ataupun ide-ide yang berbau konten kebencian, menyinggung orang lain,
bahkan mengancam kesejahteraan secara subjektif yang terekspos di Facebook.
Dalam waktu jangka panjang, konsumsi terhadap konten-konten tersebut bisa
meningkatkan risiko perilaku ofensif dan berpengaruh terhadap kesehatan mental
pengguna.
Pengguna yang seringkali menerbitkan
konten-konten penuh kebencian, dalam jangka panjang akan mengalami pengikisan
respon kognitif, empati, dan juga kasih sayang yang terganti dengan sikap
skeptis, kemarahan, dan apatis. Di akhir kesimpulan, peneliti menyarankan agar
individu yang menggunakan jejarin sosial semacam Facebook, tidak menggunakan
media tersebut sebagai alat untuk memaki-maki, atau menebarkan kebencian.
Karena selain bisa menyulut emosi orang lain, konten-konten tersebut juga bisa
merugikan kesehatan mental sang pengguna.
Rabu, 16 Juli 2014
Penjualan Properti OnLine
Berikut ini hanya sebuah postingan yang saya ambil dari situs lain, untuk memenuhi tuntutan tugas dari kampus.
jadi berita ini bisa saja akan tidak berlaku lagi nantinya.
jadi berita ini bisa saja akan tidak berlaku lagi nantinya.
Demikian informasi ini saya buat untuk dapat diketahui sebagaimana mestinya.
Sekian dan terimakasih.
Salam, Penulis
DESAIN UNIK
Kombinasi dari
teknologi modern dan gaya hidup hidup dengan etnik Bali, desain alami yg
bersahabat dan material organic pilihan membuat Lot Breeze Private Villa
menjadi sebuah bangunan yg unik dengan suasana resort yg unik pula.
Privasi adalah
pertimbangan dan perhatian utama dalam merancang ruang baik di dalam maupun di
luar ruangan untuk menjaga kesinambungan antara dalam dan luar ruangan. Privasi
dengan ruang terbuka alami adalah salah satu hal yg berharga dalam merancang
sebuah ruangan [ bali property ].
Merancang ruangan
memiliki perhatian besar pula dalam mengembangkan area yang terbatas menjadikan
ruangan teras lebih luas untuk mendapatkan perasaan bangga ketika menginap di
villa.
Kombinasi dari material
bangunan lokal Bali seperti Batu Padas, Batu Palimanan, Batu Sukabumi, Paras
Kerobokan, atap alang-alang dengan batu marmer, alat sanitasi modern, peralatan
dapur modern, efek pencahayaan khusus lengkap dengan langit-langit terbuka
menjadikan suasana villa ini unik.
Kami menyebutnya gaya
hidup modern di dalam suasana Bali yg unik memberikan pengalaman hidup yg baru
[ bali property ].
EKSKLUSIF
Lot Breeze hanya
memiliki 27 unit private Villa dan menjadikannya sangat bernilai eksklusif bagi
investor [ bali property ].
KEMEWAHAN
Lot Breeze Private
Villa dibangun dengan kualitas standar tertinggi, material finishing, peralatan
sanitairi, fasilitas dan kualitas kerja terbaik.
KEUNTUNGAN
Lot Breeze Private
Villa adalah salah satu penawaran investasi terbaik di Bali karena :
1. Setiap Private villa di jual dengan
status hak milik dan status hak guna bangunan untuk warga Negara asing (lebih
dari 30 tahun) semua status kepemilikan LOT BREEZE menjadikan investasi anda
likuid [ bali property ].
2. Penjualan sebelum peluncuran memiliki
harga khusus karena harga villa akan naik 30% ketika bangunan jadi. Cproperty
juga memberikan garansi pembelian kembali (NB : konfirmasi harus
dilakukan 6 bulan sebelumnya)
3. Ketika bangunan selesai dan siap untuk
diserah-terimakan, Cproperty akan menyewa kembali villa dari investor dengan
nilai 40% dari harga kontan untuk 5 tahun. Tahap pembayaran kepada investor
akan diberikan 20% saat serah terima dan 20% sisanya akan dibayarkan
setelah 2 tahun operasional [ bali property ].
4. Cproperty memberikan garansi pembelian
kembali 45% dari harga kontan setelah 5 tahun operasional atau perjanjian sewa
yang diperpanjang dengan harga property yang baru.
5. Total keuntungan investasi di LOT
BREEZE PRIVATE VILLA adalah sebesar 115% dari harga kontan dimana hal tersebut
3,1 - 3,8x lebih tinggi dari bunga deposito.
Sumber: http://cproperty8.com/lot_breeze_ind.php?gclid=Cj0KEQjwxZieBRDegZuj9rzLt_ABEiQASqRd-rhxYUCmAc5NkJghZndVV-QE54iMpr3AzZ-3at-P98YaAjZF8P8HAQ
Abraham Lincoln
Keluarga dan anak
Kehidupan awal
Abraham Lincoln dilahirkan di sebuah gubuk kecil di Kentucky, 12 Februari 1809. Orang tuanya miskin dan tidak berpendidikan.[rujukan?] Lincoln sendiri hanya mengecap pendidikan selama kira-kira setahun, tetapi dalam waktu singkat ia dapat membaca, menulis dan berhitung. ketika ia beranjak dewasa ia berusaha keras untuk menambah pengetahuannya.[rujukan?] Ia menggunakan sebaik-baiknya semua buku yang dapat dibacanya, akhirnya ia berhasil menjadi ahli hukum pada usia 28 tahun.[5]
Pernikahan dan anak-anak
Bunga romantis pertama Lincoln adalah Ann Rutledge, yang ia temui ketika ia pertama kali pindah ke New Salem; dengan 1835, mereka berada dalam suatu hubungan tapi tidak secara resmi terlibat. Dia meninggal pada usia 22 pada tanggal 25 Agustus 1835, kemungkinan besar demam tifoid.[6] Pada tahun 1830-an, ia bertemu Mary Owens dari Kentucky ketika dia mengunjungi kakaknya.[7]
Awal karir dan dinas militer
Ketika muda, Abraham Lincoln bekerja dalam berbagai bidang hukum. Ia pernah bekerja sebagai pembelah kayu pagar, menjadi tentara, menjadi kelasi di kapal-kapal sungai, juru tulis, mengurus kedai, kepala kantor pos, dan akhirnya menjadi pengacara.[8]
Ia giat membela hak-hak para budak Afrika.[rujukan?] Selama masa jabatannya, ada banyak budak di Selatan dan ia ingin para budak dibebaskan.[rujukan?] Orang-orang tidak setuju dengan rencananya, membentuk Persatuan Selatan dan sebuah pasukan untuk berperang melawan pasukan Utara Lincoln pada Perang Utara-Selatan.[rujukan?] Pasukannya memenangkan peperangan itu.[9]
Langkah pertamanya memasuki lapangan politik terjadi pada 1832 saat ia berusia 23 tahun.[rujukan?] Ketika itu ia berusaha untuk dipilih menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah negara bagian Illinois, di bagian barat-tengah Amerika. Namun ia kalah pemilihan, dua tahun kemudan ia berusaha kembali dan menang.[rujukan?] Setelah itu,ia dipilih tiga kali berturut-turut setelahnya.[10]
Kongres Lincoln
Dari tahun 1830-an awal, Lincoln adalah seorang Whig teguh dan mengaku teman-teman pada tahun 1861 menjadi, "garis tua Whig, seorang murid Henry Clay".[11] Partai, termasuk Lincoln, disukai modernisasi ekonomi di bidang perbankan, tarif protektif untuk mendanai perbaikan internal termasuk kereta api, dan didukung urbanisasi juga.[12]
Pengacara Prairie
Lincoln kembali ke praktek hukum di Springfield, penanganan "setiap jenis usaha yang bisa datang sebelum pengacara padang rumput".[13] Dua kali setahun selama 16 tahun, 10 minggu pada suatu waktu, ia muncul di kursi county di wilayah Midstate ketika pengadilan county berada di sesi.[14] Lincoln menangani banyak kasus transportasi di tengah-tengah ekspansi barat bangsa, khususnya konflik yang timbul dari pengoperasian tongkang sungai di bawah jembatan kereta api banyak yang baru. Sebagai orang perahu, Lincoln awalnya disukai kepentingan-kepentingan, tapi akhirnya diwakili siapa pun mempekerjakannya.[15] Bahkan, ia kemudian mewakili perusahaan jembatan terhadap perusahaan perahu dalam kasus tengara yang melibatkan perahu kanal yang tenggelam setelah menabrak sebuah jembatan.[16][17] pada tahun 1849, ia menerima paten untuk perangkat flotasi untuk pergerakan kapal di perairan dangkal. Gagasan itu tidak pernah dikomersialkan, tapi Lincoln adalah satu-satunya presiden untuk mengadakan paten.[18][19]
Politik Republik 1854-1860
Perbudakan dan "Pembagian Rumah"
Pada tahun 1850-an, perbudakan masih legal di Amerika Serikat bagian selatan, namun telah umumnya dilarang di negara bagian utara, termasuk Illinois, yang asli 1818 Konstitusi melarang perbudakan, seperti yang dipersyaratkan oleh Northwest Ordonansi.[20] Lincoln menyetujui perbudakan, dan penyebaran perbudakan wilayah baru AS di barat[21] Ia kembali ke politik untuk menentang pro-perbudakan Kansas-Nebraska Act (1854).; UU ini mencabut perbudakan membatasi Missouri Kompromi (1820). Senator Senior Stephen A. Douglas of Illinois telah dimasukkan kedaulatan rakyat dalam Undang-Undang. Penyediaan Douglas, yang menentang Lincoln, pemukim tertentu memiliki hak untuk menentukan lokal apakah akan mengizinkan perbudakan di wilayah AS yang baru, daripada memiliki keputusan seperti dibatasi oleh Kongres nasional.[22]
Perdebatan Lincoln-Douglas dan Pidato Serikat Cooper
Senat Kampanye menampilkan tujuh Lincoln-Douglas perdebatan dari tahun 1858, perdebatan politik yang paling terkenal dalam sejarah Amerika.[23] Para kepala sekolah berdiri kontras baik secara fisik maupun politis. Lincoln memperingatkan bahwa "The Slave Power" mengancam nilai-nilai republikanisme, dan menuduh Douglas mendistorsi nilai-nilai para pendiri bangsa bahwa semua manusia diciptakan sama, sementara Douglas menekankan nya Freeport Doktrin, bahwa pemukim lokal bebas untuk memilih apakah akan mengizinkan perbudakan atau tidak, dan menuduh Lincoln memiliki bergabung dengan perbudakan.[24] perdebatan memiliki suasana pertarungan hadiah dan menarik kerumunan ribuan. Lincoln menyatakan teori kedaulatan rakyat Douglas adalah ancaman bagi moralitas bangsa dan bahwa Douglas mewakili konspirasi untuk memperpanjang perbudakan negara bebas. Douglas mengatakan bahwa Lincoln menentang kewenangan Mahkamah Agung AS dan keputusan Dred Scott.[25]
Kampanye dan Nominasi Presiden 1860
Pada 09-10 Mei 1860, Konvensi Negara Republikan Illinois diadakan di Decatur. Pengikut[26] Lincoln yang diselenggarakan tim kampanye yang dipimpin oleh David Davis, Norman Judd, Leonard Swett, dan Jesse DuBois, dan Lincoln menerima dukungan pertama untuk menjalankan untuk presiden[27]. Pemanfaatan legenda menghiasi hari perbatasan dengan ayahnya (membersihkan tanah dan membelah rel pagar dengan kapak), pendukung Lincoln mengadopsi label "The Rail Calon".[28]
Kepresidenan
Pada tahun 1847, saat ia berusia 38 tahun, ia terpilih menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Amerika.[29] Abraham Lincoln menjadi terkenal di seluruh negara sebagai orang politik, akibat perdebatannya dengan Stephen A. Douglas dalam kampanye pemilihan Senator Amerika tahun 1858.[rujukan?] Sekalipun ia kalah dalam pemilihan senator, partai Republik memilihnya menjadi calon presiden dalam pemilihan tahun 1860.[rujukan?] Saat itu Amerika Serikat hampir terpecah belah akibat masalah perbudakan.[30]
6 November 1860, Lincoln menjadi Presiden Amerika Serikat ke-16 dan sebulan kemudian, perang saudara Amerika antara negara-negara bagian di Utara dan negara-negara bagian di Selatan pecah.[rujukan?] Walaupun ia membenci perang, Presiden Lincoln menerimanya sebagai satu-satunya jalan untuk menyelamatkan persatuan negara.[rujukan?]
Pada pertengahan perang saudara, Presiden Abraham Lincoln mengeluarkan Proklamasi Pembebasan yang mengubah hajat hidup orang banyak di Amerika.[rujukan?] Proklamasi itu menyatakan semua budak belian di negara-negara bagian ataupun daerah-daerah negara-negara bagian yang melawan Amerika Serikat akan bebas mulai 1 Januari 1863.[rujukan?] Proklamasi itu mencetuskan semangat semua orang yang memperjuangkan kebebasan, dan menjadi pendorong ke arah penghapusan perbudakan di seluruh Amerika Serikat.[31]
Presiden Abraham Lincoln dipilih kembali pada 1864, di tengah-tengah kemenangan-kemenangan militer Amerika Serikat menuju berakhirnya Perang Saudara.[rujukan?] Dalam merencanakan perdamaian Presiden Abraham Lincoln bersifat fleksibel dan bermurah hati.[rujukan?] Ia mengajak orang-orang selatan yang memberontak untuk meletakkan senjata dan kembali ke Amerika Serikat.[rujukan?] Semangat menjadi pedomannya jelas serupa dengan semangat pidato pelantikannya yang kedua.[rujukan?] Kalimat ini terukir di salah satu dinding tugu peringatan Lincoln (Lincoln Memorial) di Washington DC yang berbunyi[32];
Pemilu dan Pemisahan diri 1860
Pada tanggal 6 November 1860, Lincoln terpilih sebagai presiden ke-16 Amerika Serikat, mengalahkan Demokrat Stephen A. Douglas, John C. Breckinridge dari Demokrat Selatan, dan John Bell Uni Partai Konstitusi baru. Dia adalah presiden pertama dari Partai Republik. Kemenangannya ini sepenuhnya karena kekuatan dukungan di Utara dan Barat; tidak ada suara yang dilemparkan untuknya di 10 dari 15 negara budak Selatan, dan dia memenangkan hanya dua dari 996 kabupaten di seluruh negara-negara Selatan.[33]
Perang Awal
Komandan Fort Sumter, South Carolina, Mayor Robert Anderson, mengirimkan permintaan untuk ketentuan untuk Washington, dan pelaksanaan perintah Lincoln untuk memenuhi permintaan yang dilihat oleh separatis sebagai tindakan perang. Pada tanggal 12 April 1861, pasukan Konfederasi menembaki pasukan Union di Fort Sumter, memaksa mereka untuk menyerah, dan mulai perang. Sejarawan Allan Nevins berpendapat bahwa yang baru dilantik Lincoln membuat tiga kesalahan perhitungan:. Meremehkan gravitasi dari krisis, melebih-lebihkan kekuatan sentimen Unionis di Selatan, dan tidak menyadari Unionis Selatan bersikeras tidak akan ada invasi[34]
Dengan asumsi perintah untuk Uni dalam perang
Setelah Pertempuran Fort Sumter, Lincoln menyadari pentingnya mengambil kendali eksekutif langsung perang dan membuat strategi keseluruhan untuk meletakkan pemberontakan. Lincoln mengalami krisis politik dan militer belum pernah terjadi sebelumnya, dan dia menjawab sebagai komandan-in-chief, menggunakan kekuatan belum pernah terjadi sebelumnya. Dia memperluas kekuatan perang, dan memberlakukan blokade pada semua port pengiriman Konfederasi, mengucurkan dana sebelum perampasan oleh Kongres, dan setelah menangguhkan habeas corpus, ditangkap dan dipenjarakan ribuan dicurigai simpatisan Konfederasi. Lincoln didukung oleh Kongres dan masyarakat utara untuk tindakan ini. Selain itu, Lincoln harus bersaing dengan memperkuat sangat simpati Union di negara budak perbatasan dan menjaga perang dari menjadi konflik internasional.[35]
Jendral McClellan
Setelah kekalahan Union di First Pertempuran Bull Run dan pensiun dari usia Winfield Scott pada akhir 1861, Lincoln menunjuk Mayor Jenderal George B. McClellan umum-in-chief dari semua tentara Union[36]. McClellan, seorang Barat muda lulusan Point, kereta api eksekutif, dan Pennsylvania Demokrat, mengambil beberapa bulan untuk merencanakan dan berusaha Kampanye Peninsula nya, lebih lama dari Lincoln inginkan. Tujuan kampanye ini adalah untuk menangkap Richmond dengan memindahkan Tentara Potomac dengan perahu ke semenanjung dan kemudian darat ke ibukota Konfederasi. Penundaan McClellan mengulangi frustrasi Lincoln dan Kongres, seperti yang posisinya bahwa tidak ada pasukan yang diperlukan untuk mempertahankan Washington. Lincoln bersikeras memegang beberapa pasukan McClellan dalam membela ibukota; McClellan, yang secara konsisten berlebihan kekuatan pasukan Konfederasi, menyalahkan keputusan ini atas kegagalan akhir dari Kampanye Peninsula.[37]
Proklamasi Emansipasi
Lincoln memahami bahwa kekuatan pemerintah Federal untuk mengakhiri perbudakan dibatasi oleh Konstitusi, yang sebelum 1865, berkomitmen masalah ini ke masing-masing negara. Dia berargumen sebelum dan selama pemilu bahwa kepunahan akhirnya perbudakan akan dihasilkan dari mencegah ekspansi ke wilayah baru AS. Pada awal perang, ia juga berusaha untuk membujuk negara-negara untuk menerima emansipasi kompensasi sebagai imbalan atas larangan mereka perbudakan. Lincoln percaya bahwa membatasi perbudakan dengan cara ini akan menghapus secara ekonomi itu, seperti yang diharapkan oleh para pendiri bangsa, di bawah konstitusi.[38] Presiden Lincoln menolak dua upaya emansipasi geografis terbatas oleh Mayor Jenderal John C. Frémont pada bulan Agustus 1861 dan oleh Mayor Jenderal David Hunter Mei 1862, dengan alasan bahwa itu tidak dalam kekuasaan mereka, dan itu akan mengganggu negara-negara perbatasan setia ke Uni.[39]
Alamat Gettysburg (1863)
Dengan kemenangan besar Uni pada Pertempuran Gettysburg pada bulan Juli 1863, dan kekalahan Copperheads dalam pemilihan Ohio pada musim gugur, Lincoln mempertahankan dasar yang kuat dari dukungan partai dan berada di posisi yang kuat untuk mendefinisikan kembali upaya perang, meskipun New York City rancangan kerusuhan. Panggung ditetapkan untuk pidatonya di Gettysburg medan pemakaman pada 19 November 1863.[40] Defying prediksi Lincoln bahwa "dunia akan sedikit catatan, atau panjang ingat apa yang kita katakan di sini," Alamat ini menjadi pidato paling dikutip di Amerika sejarah.[41]
Jendral Grant
Kegagalan Meade untuk menangkap pasukan Lee karena mundur dari Gettysburg, dan kepasifan lanjutan dari Tentara Potomac, membujuk Lincoln bahwa perubahan dalam perintah yang dibutuhkan. Kemenangan General Ulysses S. Grant pada Pertempuran Shiloh dan dalam kampanye Vicksburg terkesan Lincoln dan membuat Hibah kandidat kuat untuk memimpin tentara Union. Menanggapi kritik dari Grant setelah Shiloh, Lincoln berkata, "Aku tidak bisa melepaskan orang ini. Dia perkelahian."[42] Dengan Grant dalam perintah, Lincoln merasa Union Army tanpa henti bisa mengejar serangkaian serangan terkoordinasi dalam beberapa bioskop, dan memiliki komandan yang setuju pada penggunaan pasukan hitam.[43]
Pemilihan kembali 1864
Sementara perang masih sedang dilancarkan, Lincoln menghadapi pemilihan kembali pada tahun 1864. Lincoln adalah seorang politikus ulung, menyatukan dan memegang bersama-semua faksi utama Partai Republik, dan membawa dalam Perang Demokrat seperti Edwin M. Stanton dan Andrew Johnson juga. Lincoln menghabiskan banyak jam seminggu berbicara dengan politisi dari seluruh tanah dan menggunakan patronase nya kekuatan-sangat berkembang selama masa damai-untuk memegang faksi dari partainya bersama-sama, membangun dukungan bagi kebijakannya sendiri, dan menangkis upaya Radikal untuk menjatuhkan dia dari tiket 1864.[44][45] pada 1864 konvensi tersebut, Partai Republik yang dipilih Johnson, Perang Demokrat dari negara bagian selatan Tennessee, sebagai calon wakil presiden. Untuk memperluas koalisinya untuk memasukkan Perang Demokrat serta Partai Republik, Lincoln berlari di bawah label Uni Partai baru.[46]
Konstruksi ulang
Konstruksi ulang dimulai selama perang, seperti Lincoln dan rekan-rekannya mengantisipasi pertanyaan-pertanyaan tentang bagaimana untuk mengintegrasikan kembali negara-negara selatan yang ditaklukkan, dan bagaimana menentukan nasib pemimpin Konfederasi dan membebaskan budak. Tak lama setelah menyerah Lee, seorang jenderal telah meminta Lincoln bagaimana Konfederasi kalah harus diperlakukan, dan Lincoln menjawab, "Biarkan dia mudah."[47] Sesuai dengan sentimen itu, Lincoln memimpin moderat mengenai kebijakan Rekonstruksi, dan ditentang oleh Radikal Partai Republik, di bawah Rep Thaddeus Stevens, Senator Charles Sumner dan Senator Benjamin Wade, sekutu politik presiden pada isu-isu lainnya. Bertekad untuk menemukan kursus yang akan menyatukan bangsa dan tidak mengasingkan Selatan, Lincoln mendesak agar pemilihan cepat dengan persyaratan dermawan akan diadakan selama perang. Nya Amnesty Proklamasi 8 Desember 1863, menawarkan pengampunan kepada mereka yang tidak memegang kantor sipil Konfederasi, tidak dianiaya tahanan Union, dan akan menandatangani sumpah setia.[48]
Penyesuaian republik dan republikanisme
Reunifikasi sukses dari negara memiliki konsekuensi untuk nama negara. Istilah "Amerika Serikat" secara historis telah digunakan, kadang-kadang dalam bentuk jamak ("Amerika Serikat ini"), dan lain kali dalam bentuk tunggal, tanpa konsistensi tata bahasa tertentu. Perang Sipil adalah kekuatan yang signifikan dalam dominasi akhirnya penggunaan tunggal pada akhir abad ke-19.[49]
Pengesahan lain
Lincoln berpegang pada teori Whig kepresidenan, yang memberikan tanggung jawab utama Kongres untuk menulis hukum sementara Eksekutif ditegakkan mereka. Lincoln saja memveto empat tagihan disahkan oleh Kongres; satu-satunya yang penting adalah Bill Wade Davis-program yang keras atas Rekonstruksi.[50] Dia menandatangani Homestead Act pada tahun 1862, membuat jutaan hektar tanah yang dikuasai pemerintah di Barat tersedia untuk pembelian di biaya yang sangat rendah. The Morrill Land-Hibah Colleges Act, juga ditandatangani pada tahun 1862, memberikan hibah pemerintah untuk perguruan tinggi pertanian di masing-masing negara. The Pacific Railway Kisah 1862 dan 1864 diberikan dukungan federal untuk pembangunan Transkontinental Jalan Kereta Api Pertama Amerika Serikat, yang selesai pada tahun 1869.[51] Bagian dari Homestead Act dan Kereta Api Kisah Pasifik ini dimungkinkan oleh adanya kongres Selatan dan senator yang menentang langkah-langkah di tahun 1850-an.[52]
Perjanji yudisial
Perjanji Mahkamah Agung
Menyatakan filosofi Lincoln pada nominasi pengadilan adalah bahwa "kita tidak dapat meminta seseorang apa yang akan dia lakukan, dan jika kita harus, dan ia harus menjawab kita, kita harus membencinya untuk itu. Oleh karena itu kita harus mengambil seorang pria yang pendapatnya dikenal."[53]
Perjanji peradilan lainnya
Lincoln mengangkat 32 hakim federal, termasuk empat Hakim Associate dan salah satu Hakim Agung ke Mahkamah Agung Amerika Serikat, dan 27 hakim untuk pengadilan distrik Amerika Serikat. Lincoln tidak menunjuk hakim pengadilan sirkuit Amerika Serikat selama waktunya di kantor.
Negara mengakui ke Serikat
Virginia Barat, mengaku Uni 20 Juni 1863, terdapat mantan kabupaten utara-barat dari Virginia yang memisahkan diri dari Virginia setelah persemakmuran yang menyatakan pemisahan dirinya dari Uni. Sebagai syarat untuk masuk nya, konstitusi Virginia Barat diminta untuk memberikan penghapusan bertahap perbudakan. Nevada, yang menjadi negara ketiga di ujung barat benua, ini mengaku sebagai negara bebas pada 31 Oktober 1864[54].
Pembunuhan
“Dengan keteguhan hati dan kebenaran yang sesuai dengan titah Tuhan, marilah kita berusaha untuk menyelesaikan tugas kita sekarang, yaitu menyembuhkan luka-luka bangsa”.
Presiden Lincoln tertembak di teater Ford, Washington, Amerika Serikat, pada 14 April 1865 dan meninggal keesokan harinya tanggal 15 April 1865 pada usia 56 tahun.[rujukan?] Pembunuhnya, John Wilkes Booth adalah pemain sandiwara yang memiliki gangguan jiwa, ia juga salah seorang pendukung Konfederasi yang menentang diserahkannya tentara Konfederasi kepada pemerintah setelah berakhirnya perang saudara.[55]
Presiden Lincoln dimakamkan di Springfield, AS dan dikenang Amerika dan dunia sebagai pejuang demokrasi karena jasa-jasanya.
Keyakinan agama dan filsafat
Sebagai seorang pemuda, Lincoln adalah seorang skeptis agama,[56] atau, dalam kata-kata penulis biografi, bahkan ikonoklas[57] Kemudian dalam kehidupan, sering menggunakan Lincoln citra agama dan bahasa mungkin telah mencerminkan keyakinan pribadinya sendiri. Atau mungkin telah menjadi perangkat untuk menarik pendengarnya, yang kebanyakan Protestan evangelis.[58] dia pernah bergabung dengan gereja, meskipun ia sering hadir dengan istrinya.[59] tapi dia sangat akrab dengan Alkitab, dikutip dan dipuji itu.[60] Dia adalah pribadi tentang keyakinan dan menghormati keyakinan orang lain. Lincoln tidak pernah membuat profesi yang jelas dari keyakinan Kristen. Namun ia percaya pada Tuhan maha kuasa yang membentuk peristiwa dan, oleh 1865, yang mengungkapkan keyakinan dalam pidato utama.[61]
Kesehatan
Beberapa klaim berlimpah bahwa kesehatan Lincoln menurun sebelum pembunuhan itu. Ini seringkali didasarkan pada foto-foto muncul untuk menunjukkan penurunan berat badan dan wasting otot. Salah satu klaim tersebut adalah bahwa ia menderita gangguan genetik langka MEN2b,[62] yang memanifestasikan dengan karsinoma tiroid meduler, neuroma mukosa dan penampilan Marfinoid. Lain hanya mengklaim ia memiliki sindrom Marfan, berdasarkan penampilan tinggi dengan jari-jari kurus, dan asosiasi mungkin regurgitasi aorta, yang dapat menyebabkan angguk kepala (tanda DeMusset s) - berdasarkan kabur kepala Lincoln di foto, yang saat itu memiliki waktu paparan yang lama. Analisis DNA sejauh ini ditolak oleh Grand Army of the Republic museum di Philadelphia.[63]
Reputasi sejarah
Dalam survei ulama peringkat Presiden sejak tahun 1940-an, Lincoln secara konsisten di peringkat tiga besar, sering # 1.[64][65] Sebuah studi 2004 menemukan bahwa para sarjana di bidang sejarah dan politik peringkat Lincoln nomor satu, sementara sarjana hukum menempatkannya kedua setelah Washington[66] dari semua polling peringkat presiden yang dilakukan sejak tahun 1948, Lincoln telah dinilai di bagian paling atas di sebagian besar jajak pendapat. Schlesinger 1948 Schlesinger 1962, 1982 Murray Blessing Survey, Chicago Tribune 1982 jajak pendapat, Schlesinger. tahun 1996, CSPAN 1996, Ridings-McIver 1996 Waktu 2008, dan CSPAN 2009 Umumnya, tiga presiden dinilai sebagai 1 Lincoln.; 2 George Washington.; dan 3. Franklin D. Roosevelt, meskipun Lincoln dan Washington, dan Washington dan Roosevelt, kadang-kadang terbalik.[67]
Memorial
Potret Lincoln muncul di dua denominasi mata uang Amerika Serikat, penny dan kertas $ 5. Rupa-Nya juga muncul di banyak perangko dan telah diabadikan dalam banyak kota, kota, dan kabupaten nama,[68] termasuk ibukota Nebraska.
http://id.wikipedia.org/wiki/Abraham_Lincoln
http://id.wikipedia.org/wiki/Abraham_Lincoln
Teori Kebutuhan Abraham Maslow
Menurut Abraham Maslow,
manusia memiliki lima tingkat kebutuhan hidup yang akan selalu berusaha untuk
dipenuhi sepanjang masa hidupnya. Lima tingkatan yang dapat membedakan setiap
manusia dari sisi kesejahteraan hidupnya, teori yang telah resmi di akui dalam
dunia psikologi.
Kebutuhan tersebut
berjenjang dari yang paling mendesak hingga yang akan muncul dengan sendirinya
saat kebutuhan sebelumnya telah dipenuhi. Setiap orang pasti akan melalui
tingkatan-tingkatan itu, dan dengan serius berusaha untuk memenuhinya, namun
hanya sedikit yang mampu mencapai tingkatan tertinggi dari piramida ini.
Lima tingkat kebutuhan
dasar menurut teori Maslow adalah sebagai berikut (disusun dari yang paling
rendah) :
1. Kebutuhan Fisiologis
Contohnya adalah :
Sandang / pakaian, pangan / makanan, papan / rumah, dan kebutuhan biologis
seperti buang air besar, buang air kecil, bernafas, dan lain sebagainya.
2. Kebutuhan Keamanan
dan Keselamatan
Contoh seperti : Bebas
dari penjajahan, bebas dari ancaman, bebas dari rasa sakit, bebas dari teror,
dan semacamnya.
3. Kebutuhan Sosial
Misalnya adalah :
Memiliki teman, memiliki keluarga, kebutuhan cinta dari lawan jenis, dan
lain-lain.
4. Kebutuhan
Penghargaan
Dalam kategori ini
dibagi menjadi dua jenis, Eksternal dan Internal.
·
Sub kategori eksternal meliputi :
Pujian, piagam, tanda jasa, hadiah, dan banyak lagi lainnya.
·
Sedangkan sub kategori internal sudah
lebih tinggi dari eskternal, pribadi tingkat ini tidak memerlukan pujian atau
penghargaan dari orang lain untuk merasakan kepuasan dalam hidupnya.
5.
Kebutuhan Aktualisasi Diri
| Aktualisasi Diri |
Tingkatan
tertinggi ini akan saya bahas khusus,
Maslow melakukan sebuah
studi kualitatif dengan metode analisis biografi guna mendapat gambaran jelas
mengenai aktualisasi diri. Dia menganalisis
riwayat hidup, karya, dan tulisan sejumlah orang yang dipandangnya telah
memenuhi kriteria sebagai pribadi yang beraktualisasi diri. Termasuk dalam
daftar ini adalah Albert Einstein, Abraham Lincoln, William James, dan Eleanor
Roosevelt.
Berdasarkan hasil
analisis tersebut, Maslow menyusun sejumlah kualifikasi yang mengindikasikan
karakteristik pribadi-pribadi yang telah beraktualisasi :
1. Memusatkan diri pada
realitas (reality-centered), yakni melihat sesuatu apa adanya dan mampu melihat
persoalan secara jernih, bebas dari bias.
2. Memusatkan diri pada
masalah (problem-centered), yakni melihat persoalan hidup sebagai sesuatu yang
perlu dihadapi dan dipecahkan, bukan dihindari.
3. Spontanitas,
menjalani kehidupan secara alami, mampu menjadi diri sendiri serta tidak
berpura-pura.
4. Otonomi pribadi,
memiliki rasa puas diri yang tinggi, cenderung menyukai kesendirian dan
menikmati hubungan persahabatan dengan sedikit orang namun bersifat mendalam.
5. Penerimaan terhadap
diri dan orang lain. Mereka memberi penilaian tinggi pada individualitas dan
keunikan diri sendiri dan orang lain. Dengan kata lain orang-orang yang telah
beraktualisasi diri lebih suka menerima anda apa adanya ketimbang berusaha
mengubah anda.
6. Rasa humor yang ‘tidak agresif’ (unhostile). Mereka lebih suka membuat lelucon yang menertawakan diri sendiri atau kondisi manusia secara umum (ironi), ketimbang menjadikan orang lain sebagai bahan lawakan dan ejekan.
6. Rasa humor yang ‘tidak agresif’ (unhostile). Mereka lebih suka membuat lelucon yang menertawakan diri sendiri atau kondisi manusia secara umum (ironi), ketimbang menjadikan orang lain sebagai bahan lawakan dan ejekan.
7. Kerendahatian dan
menghargai orang lain (humility and respect)
8. Apresiasi yang segar
(freshness of appreciation), yakni melihat sesuatu dengan sudut pandang yang
orisinil, berbeda dari kebanyakan orang. Kualitas inilah yang membuat
orang-orang yang telah beraktualisasi merupakan pribadi-pribadi yang kreatif
dan mampu menciptakan sesuatu yang baru.
9. Memiliki pengalaman
spiritual yang disebut Peak experience.
NB: Peak experience
atau sering disebut juga pengalaman mistik adalah suatu kondisi saat seseorang
(secara mental) merasa keluar dari dirinya sendiri, terbebas dari kungkungan
tubuh kasarnya.
Pengalaman ini membuat
kita merasa sangat kecil atau sangat besar, dan seolah-olah menyatu dengan
semesta atau keabadian.
Ini bukanlah persoalan
klenik atau takhayul, tetapi benar-benar ada dan menjadi kajian khusus dalam
Psikologi Transpersonal, suatu (klaim) aliran keempat dalam ilmu psikologi setelah
psikoanalisis, behaviorisme dan humanisme.
DISIPLIN DIRI
Menurut S. Nasution (1972), disiplin adalah usaha untuk
mengatur / nengöntrol kelakuan seseorang untuk mencapai tujuan, dg adanya
bentuk kelakuan yg harus di capai, dilarang, /diharuskaN.
Disiplin berasal dri bahasa inggris DISCIPLE yg brarti
pengikut / murid. Perkataan disiplin mempunyai arti latihan dan ketaatan kepada
aturan.
BAB I
PENDAHULUAN
A. LATAR
BELAKANG
Disiplin sangat penting
untuk pertumbuhan organisasi, digunakan terutama untuk
memotivasi pegawai agar dapat mendisiplinkan diri dalam
melaksanakan pekerjaan baik secara perorangan maupun
kelompok. Disamping itu disiplin bermanfaat mendidik pegawai untuk
mematuhi dan menyenangi peraturan, prosedur, maupun kebijakan yang ada,
sehingga dapat menghasilkan kinerja yang baik.
Kurang pengetahuan
tentang peraturan, prosedur, dan kebijakan yang ada merupakan
penyebab terbanyak tindakan indisipliner. Salah satu
upaya untuk mengatasi hal tersebut pihak pimpinan sebaiknya
memberikan program orientasi kepada tenaga perawat/bidan
yang baru pada hari pertama mereka bekerja, karena
perawat/bidan tidak dapat diharapkan bekerja dengan baik dan
patuh, apabila peraturan/prosedur atau kebijakan yang ada
tidak diketahui, tidak jelas, atau tidak dijalankan sebagai
mestinya. Selain memberikan orientasi, pimpinan
harus menjelaskan secara rinci peraturan peraturan yang sering
dilanggar, berikut rasional dan konsekwensinya. Demikian pula
peraturan/prosedur atau kebijakan yang mengalami perubahan atau
diperbaharui, sebaiknya diinformasikan kepada staf melalui
diskusi aktif.
Tindakan
disipliner sebaiknya dilakukan, apabila upaya
pendidikan yang diberikan telah gagal, karena tidak ada orang
yang sempurna. Oleh sebab itu, setiap individu diizinkan untuk melakukan
kesalahan dan harus belajar dari kesalahan tersebut.
Tindakan indisipliner sebaiknya dilaksanakan dengan
cara yang bijaksana sesuai dengan prinsip dan prosedur
yang berlaku menurut tingkat pelanggaran dan
klasifikasinya.
B. PERMASALAHAN
Adapun permasalahan dalam penegakan
disiplin di sekolah antara lain:
o Kemalasan
o Tidak menghargai waktu
o Slalu menunda
o Sering membuang waktu untuk hal yang
tidak tepat.
C. TUJUAN
Supaya siswa dapat menyadari betapa sungguh
disiplin itu penting dalam perkembangan pribadi serta masa depan yang
bersangkutan. Oleh karena itu diharapkan dapat memberikan motivasi lebih baik
dan siswa dapat menjalankan segala sesuatunya lebih dewasa.
BAB II
TINJAUAN TEORI
A. Kedisiplinan Belajar Siswa Dalam
Proses Pendidikan
Konsep disiplin
berkaitan dengan tata tertib, aturan, atau norma dalam kehidupan bersama (yang
melibatkan orang banyak). Menurut Moeliono (1993: 208) disiplin artinya adalah
ketaatan (kepatuhan) kepada peraturan tata tertib, aturan, atau norma, dan lain
sebagainya. Sedangkan pengertian siswa adalah pelajar atau anak (orang) yang
melakukan aktifitas belajar ( Ibid: 849). Dengan demikian disiplin siswa
adalah ketaatan (kepatuhan) dari siswa kepada aturan, tata tertib atau norma di
sekolah yang berkaitan dengan kegiatan belajar mengajar.
Dari pengertian
tersebut, kedisiplinan siswa dapat dilihat dari ketaatan (kepatuhan) siswa
terhadap aturan (tata tertib) yang berkaitan dengan jam belajar di sekolah,
yang meliputi jam masuk sekolah dan keluar sekolah, kepatuhan siswa dalam
berpakaian, kepatuhan siswa dalam mengikuti kegiatan sekolah, dan lain
sebagainya. Semua aktifitas siswa yang dilihat kepatuhannya adalah berkaitan
dengan aktifitas pendidikan di sekolah, yang juga dikaitkan dengan kehidupan di
lingkungan luar sekolah.
Salah satu pengertian
pendidikan yang sangat umum dikemukakan oleh Driyarkara (1980 dalam Mikarsa,
2004:2) yang menyatakan bahwa pendidikan adalah upaya memanusiakan manusia
muda. Pengangkatan manusia muda ke taraf insani harus diwujudkan dalam seluruh
proses atau upaya pendidikan.
Dalam Dictionary of
Education dikemukakan bahwa pendidikan adalah (1) proses dimana seseorang
mengembangkan kemampuan, sikap dan bentuk-bentuk dan tingkah laku lainnya di
dalam masyarakat di mana dia hidup (2) proses sosial dimana sesorang diharapkan
pada pengaruh lingkungan yang terpilih dan terkontrol (khususnya yang datang
dari sekolah), sehingga dia dapat memperoleh atau mengalami perkembangan
kemampuan sosial dan kemampuan individu yang optimum.
G. Thomson (1957 dalam
Mikarsa, 2004: 1.2) menyatakan bahwa pendidikan adalah pengaruh lingkungan atas
individu untuk menghasilkan perubahan-perubahan yang tetap dalam
kebiasaan-kebiasaan pemikiran, sikap-sikap, dan tingkah laku. Sedangkan Crow
and Crow (1960 dalam Mikarsa, 2004) menyatakan bahwa “harus diyakini bahwa
fungsi utama pendidikan adalah bimbingan terhadap individu dalam upaya memenuhi
kebutuhan dan keinginan yang sesuai dengan potensi yang dimilikinya, sehingga
dia memperoleh kepuasan dalam seluruh aspek kehidupan pribadi dan kehidupan
sosialnya.
Berdasarkan pengertian
tersebut, dapat diberikan beberapa ciri atau unsur umum dalam pendidikan yaitu
:
1. Pendidikan harus
memiliki tujuan, yang pada hakekatnya adalah pengembangan potensi individu yang
bermanfaat bagi kehidupan pribadinya maupun warga-negara atau negara
lainnya.
2. Untuk mencapai tujuan
tersebut, pendidikan perlu melakukan upaya yang disengaja dan terencana yang
meliputi upaya bimbingan, pengajaran, dan pelatihan.
3. Kegiatan tersebut
harus diwujudkan dalam lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat yang lazim
disebut dengan pendidikan formal, informal, dan non-formal.
BAB III
ANALISIS DAN PEMBAHASAN
A. PENGERTIAN
KEDISIPLINAN
Kedisiplinan adalah suatu kondisi yang
tercipta dan terbentuk melalui proses dari serangkaian perilaku yang menunjukan
nilai – nilai ketaatan, kepatuhan, kesetiaan, keteraturan dan ketertiban.
Kedisiplinan dalam proses pendidikan sangat
diperlukan karena bukan hanya untuk menjaga kondisi suasana belajar dan
mengajar berjalan dengan lancar, tetapi juga untuk menciptakan pribadi yang
kuat bagi setiap siswa.
B. FAKTOR-FAKTOR YANG
MEMPENGARUHI KEDISIPLINAN
Ada beberapa faktor yang memperngaruhi kedisiplinan.
· Diri
sendiri
·
Keluarga
·
Pergaulan di Lingkungan
C. MANFAAT KEDISIPLINAN SISWA
Manfaat kedisiplinan adalah membuat siswa
menjadi lebih tertib dan teratur dalam menjalankan kehidupannya, serta siswa
juga dapat mengerti bahwa kedisiplinan itu amat sangat penting bagi masa
depannya kelak, karena dapat membangun kepribadian siswa yang kokoh dan bisa
diharapkan berguna bagi semua pihak.
D. PELAKSANAAN KEDISIPLINAN DALAM
LINGKUNGAN SEKOLAH
Dalam pelaksanaan
disiplin, harus berdasarkand dari dalam diri siswa. Karena tanpa sikap
kesadaran dari diri sendiri, maka apapun usaha yang dilakukan oleh orang di
sekitarnya hanya akan sia-sia. Berikut ini adalah pelaksanaan kedisiplinan di
lingkungan sekolah.
a) datang
ke sekolah tepat waktu;
b) rajin
belajar;
c) mentaati
peraturan sekolah;
d) mengikuti
uapacara dengan tertib;
e) mengumpulkan tugas
yang diberikan guru tepat waktu
f) melakukan tugas
piket sesuai jadwalnya;
g) memotong rambut jika
kelihatan panjang;
h) selalu berdoa sebelum
memulai pelajaran dan masih banyak lagi.
BAB IV
KESIMPULAN DAN
REKOMENDASI
A. Kesimpulan
Dengan demikian, telah kita simpulkan bahwa
disiplin di sekolah itu sangat diperlukan. Karena dalam aplikasinya,
kedisiplinan sangat berguna sebagai tolak ukur mampu atau tidaknya seseorang
dalam mentaati aturan yang sangat penting bagi stabilitas kegiatan belajar
mengajar. Selain itu sikap disiplin sangat diperlukan untuk di masa depan bagi
pengembangan watak dan pribadi seseorang, sehingga menjadi tangguh dan dapat
diandalkan bagi seluruh pihak.
Oleh karena itu, marilah kita hidup
berdisiplin. Agar kelak, kita dapat menjadi panutan setiap orang dan bisa
diandalkan. Jika tidak dari sekarang kita membiasakan untuk berdisiplin, kapan
lagi kita bisa merubah dunia ini? Semoga makalah ini bermanfaat dan dapat
menjadi pedoman untuk menjadi lebih baik bagi para pembaca khususnya para
siswa. Terima kasih.
Daftar Pustaka
Srijanto Djarot, Drs., Waspodo Eling, BA, Mulyadi Drs.
1994 Tata Negara Sekolah Menngah Umum. Surakarta; PT. Pabelan.
Langganan:
Postingan (Atom)















